23 Juli, Hari Anak Nasional
July 25th, 2008
Pada Hari Anak Nasional (HAN) tahun in 23 Juli 2008, puncak acara dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Puncak acara Hari Anak Nasional (HAN) tersebut dihadiri oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara.
Dalam sambutannya Presiden meminta kepada seluruh jajaran pemerintah untuk mengimplementasikan UU nomor 23 tahun 2002, dan menindaklanjuti hasil Kongres Anak Indonesia tahun 2008 ini. “Saya minta hasil kongres anak ini ditembuskan kepada seluruh menteri, termasuk juga kepada Gubernur, Bupati, Walikota,” ujar Presiden. Sebelum memberikan sambutan Presiden SBY menyerahkan trofi kepada 8 orang pemenang lomba partisipasi dalam rangka Hari Anak Indonesia 2008.
Mengawali acara, dua anak membacakan hasil Kongres Anak Indonesia ke VII, yaitu melindungi dari segala kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, bebas dari tembakau, meningkatkan pemahaman cara hidup sehat agat terhindar dari HIV Aids, serta Nafza. Juga mempersatukan anak Indonesia yang berada di daerah terpencil dengan adanya dukungan sarana dan prasarana, dan menyuarakan aspirasi melalui kongres anak secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan menyambut Hari Anak Nasional 2008 ini antara lain, bhakti sosial, pameran hasil karya anak, jambore anak se Indonesia, lomba dongeng, penghijauan dan Kongres Anak se Indonesia yang berlangsung pada 15 – 20 Juli 2008. Peringatan Hari Anak Nasional kali ini juga memiliki makna penting karena bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional. Saat ini, menurut Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, di seluruh Indonesia terdapat 3.940.300 anak terlantar usia di atas lima tahun, sedang jumlah balita 1.467.000. Di Jakarta sendiri terdapat 190.369 anak terlantar.
Diharapkan HAN 2008 menjadi momentum untuk lebih peduli terhadap hak anak serta perlindungan anak menjadi isu penting kali ini.
Related posts:






No comments yet.